Categories
Kesehatan

Kontroversi Perlu Tidaknya Skrining Kanker Payudara

 

Selain melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), kanker payudara skrining dengan mamografi dianjurkan untuk wanita di atas 40 tahun. Namun, menurut penelitian oleh mammogram ternyata lebih berbahaya daripada manfaat.

Dalam sebuah studi independen menemukan bahwa untuk setiap kehidupan diselamatkan oleh mamografi, tiga perempuan lainnya harus mendapatkan terapi kanker yang tidak perlu.

Kontroversi mammogram dalam beberapa kali memang diduduki dibahas. Tujuan utama dari perdebatan adalah konsep “over-diagnosis” yang terjadi ketika hasil skrining mengidentifikasi tumor tetapi tidak berbahaya.

diagnosis yang salah bahwa alih-alih wanita sejati bisa menjalani hidupnya dengan sehat dan bahagia, melainkan menjalani serangkaian terapi untuk menghancurkan tumor sebelumnya. Bahkan, berbagai perawatan terhadap kanker penyebab efek samping yang cukup serius.

Masalahnya adalah bahwa sampai saat ini belum ada metode yang akurat untuk mendeteksi jika tumor diambil oleh screening mammogram mematikan atau mengabaikan.

Hal ini juga memiliki manfaat skrining mamografi. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal bergengsi medis skrining kanker payudara The Lancet yang diketahui menyimpan 1.307 nyawa setiap tahun di Inggris. Tapi kemudian dipaksa sekitar 3971 wanita yang menerima pengobatan yang tidak perlu karena diagnosis yang lebih.

Prof.Michael Marmot dari University College London yang penelitian menyebutkan pentingnya tenaga kesehatan menjelaskan secara detail aspek-aspek positif dan negatif dari pasien mamografi.

“Program skrining untuk deteksi kanker harus tetap ada, tetapi wanita yang akan skrining harus mendapatkan informasi yang jelas dan sisa-sisa keputusan di tangan mereka,” kata Marmot.

Menanggapi hasil organisasi perawatan kanker payudara mengatakan pentingnya skrining, tetapi informasi yang diberikan adalah jelas dan seimbang.

“Karena kita belum mampu untuk menentukan apakah tumor ditemukan itu berbahaya atau tidak, kita tidak bisa memprediksi apa yang terjadi dalam kasus-kasus individual,” kata Kumar Dr.Harpal Cancer Research UK.

Pemerintah Inggris sendiri masih merekomendasikan skrining mamografi karena mereka pikir manfaat kanker skrining cukup besar.

Waspada Wanita, Risiko Kanker Payudara Meningkat Akibat Pewarna Rambut